Nasib Nelayan Pengupas Kerang Di Hadapan Harga Kebutuhuan Pokok yang Makin Gila

Estimated read time 2 min read

umkm – mulai di awal tahun 2024 beberapa harga bahan pokok kebutuhan semakin menggila dan ini mulai di rasakan nelayan Muara angke dan pengusaha umkm pengupas kerang.

Harga jual yang tidak seberapa di tambah Harga solar yang semakin mahal untuk pergi kelaut dan bahan makanan untuk persedian berlayar membuat para nelayan semakin terjepit ekonomi.

Pekerja harian Kupas Kerang meminta Biaya Tambahan Per 1 karung

Pendapatan Semakin berkurang karena reklamasi pantai indah kapuk 1 dan 2 kini nasib nelayan pencari kerang mulai di sulitkan keadaan inflasi.

Di tambah para pekerja harian meminta biaya tambahan per 1 karungnya dengan alasan tidak untuk mencukup kebutuhan sehari hari.

Bila mana biaya kupas kerang hanya Rp5000, untuk satu karung besar, yang berhasil di kupas dan Rp200 untuk satu karung yang hanya di bersihkan dari tritip karang.

Keluhan ini di akhirnya di rasakan para penjual kerang di pelalangan ikan Muara angke yang harus menaikan harga kerang tiap kilo gramnya.

Para pelaku umkm penjual kerang yang kami kami wawancarai harus menaikan lima ribu rupiah untuk setai kilogram kerang karena kenaikan berasal dari nelayan yang pergi melaut.

Satu hal yang kami Sadari kenaikan Inflasi di tahun 2024 cukup langsung bisa di rasakan, terutama di kalangan buruh dan UMKM yang berekonomi sangat Lemah.

Para nelayan berharap akan perubahan nasib setelah pesta pemilu tahun 2024 sehingga akan ada kebijakan yang bisa langsung di rasakan para Nelayan.

More From Author

+ There are no comments

Add yours