Ratusan BPR Bangkrut, Apa Biang Keroknya?

Estimated read time 2 min read

Businessindustry Banyak BPR yang bangkrut sampai dengan tahun 2024, Banyak sekali penyebab dari bangkrutnya dari Bank perkreditan rakyat ini.

Boboroknya sistem pengelolan hukum menjadi salah satu penyebab BPR banyak yang tidak bisa bertahan di indonesia.

Penyebab BPR Bangkrut dan Sejarahnya

kecurangan itu terjadi di mana-mana ada yang menggunakan kunci jawaban saat ujian memanipulasi pertandingan sepak bola suap-menyuap di pemerintahan.

Hingga yang enggak kalah menyebalkan adalah frud yang terjadi pada bank frud inilah yang kini menyebabkan banyaknya bank perkreditan rakyat atau BPR ditutup.

Bagaimana bisa pada zaman kolonial BPR uk untuk membantu rakyat kecil agar bisa terlepas dari utang rentenir di masa orde baru.

Lahirlah Pako 1988 yang memberikan kejelasan agar kegiatan usaha BPR diperuntukan masyarakat golongan mikro kecil dan menengah baru pada 1992.

BPR diakui sebagai salah satu jenis bank selain bank umum kemudian semenjak simpanan nasabah BPR telah dijamin undang-undang.

Banyak masyarakat yang mulai menabung di BPR apalagi semenjak 2011 BPR sudah diawasi oleh OJK tapi apa bedanya BPR dan Bank Umum Ya?

Perbedaan BPR dana Bank Umum Konvesional

Bedanya BPR tidak menyelenggarakan cek travel chek dan Perdagangan valuta asing meski begitu Bukan berarti perjalanan BPR Semulus bank umum.

Dalam 5 tahun terakhir saja ada 167 BP PR yang tumbang penyebabnya beragam ada yang bangkrut dilikuidasi hingga dicabut izinnya.

Sepanjang 2023 sudah ada 4 BPR yang dicabut izinnya pencabutan izin ini bukan karena masalah bisnis tetapi karena adanya frouud.

Salah satu modusnya seperti penyaluran kredit fiktif dengan mencatat nama sejumlah nasabah alhasil terjadi pinjaman macet pembengkakan beban bunga serta terkena denda.

Modus lainnya adalah adanya praktik korupsi atas penyaluran kredit melalui kerja sama dengan debitur Enggak cuma itu aja banyak BPR yang terjebak kredit macet.

Hal ini terlihat dari rasio kredit macet BPR tahun ini yang meningkat jumlahnya telah mencapai rp1,89 triliun dari total penyaluran kredit sebesar rp137,97 triliun.

Tapi kenapa ya terjadi peningkatan kredit macet di BPR setelah diusut ternyata ada beberapa penyebab mulai dari imbas pandemi belum stabilnya perekonomian daerah hingga adanya keharusan BPR untuk melakukan aktivitas perbankan seperti bank umum.

Aduh pusing ya jadi Menurut kamu gimana Apakah BPR kedepannya bisa bertahan atau enggak

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours